Proyek Drainase Pancur Mencurigakan: Struktur Lama Dipakai, Publik Tidak Diberi Informasi

Proyek Drainase Pancur Mencurigakan: Struktur Lama Dipakai, Publik Tidak Diberi Informasi

 

Baturaja | detik-investigasi. com – Proyek pembangunan drainase di Jalan Pancur, Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur, OKU, disorot LSM Harimau setelah ditemukan sejumlah kejanggalan di lapangan. Mulai dari tidak adanya papan informasi proyek hingga dugaan pengurangan volume melalui pemanfaatan bangunan lama.

Ketua DPC LSM Harimau OKU, Kadarudin, menilai proyek ini tidak transparan dan berpotensi melanggar aturan.

“Tidak ada papan informasi, tidak jelas sumber anggaran maupun pelaksananya. Ini tanda kuat proyek tidak terbuka kepada publik,” tegasnya, Kamis (20/11/2025).

Drainase Lama Masih Bagus tapi Dipoles Ulang

Hasil pantauan di lokasi menunjukkan banyak bagian drainase lama yang sebenarnya masih utuh, namun tertimbun lumpur. Struktur tersebut kemudian hanya diplester dan diberi lapisan baru, sehingga tampak seperti pekerjaan baru.

“Kami menduga ada pengurangan volume karena bangunan lama yang masih bagus hanya dipoles ulang,” ujar Kadarudin.

Pekerja Tanpa APD, Pengawasan Lemah

Di sisi lain, para pekerja terlihat tidak menggunakan alat pelindung diri (APD), melanggar ketentuan UU Keselamatan Kerja dan PP tentang SMK3. Minimnya pengawasan juga terlihat jelas, meski lokasi proyek berada di dekat  rumah PLT Kadis PUPR OKU.

Indikasi “Proyek Siluman”

Ketiadaan papan proyek dinilai sebagai pelanggaran terhadap UU Keterbukaan Informasi Publik, sekaligus menguatkan dugaan bahwa pekerjaan ini masuk kategori “proyek siluman”.

LSM Harimau menyatakan akan melanjutkan pemantauan dan siap melaporkan temuan ini ke aparat berwenang bila tidak ada perbaikan(Tam)

 

 

 

Related posts
error: Content is protected !!
Tutup
Tutup